Alasan Berat Tubuh Anak Tidak Naik Walaupun Banyak Makan

Pada ketika memasuki usia anak-anak, insan memasuki masa pertumbuhan dan perkembangan yang cenderung lebih cepat dari usia-usia lainnya. Usia pertumbuhan pada belum dewasa yang lebih cepat ini biasanya ketika sudah mulai sanggup berjalan sampai umur 20 tahunan. Banyak pendapat yang menyebutkan bahwa jikalau insan sudah memasuki usia 20 tahun ke atas sudah tidak sanggup lagi mengalami pertumbuhan, dalam artian pertumbuhan ini akan terhenti ketika memasuki usia dewasa. Pendapat tersebut memang benar, anak sanggup tumbuh dan berkembang secara optimal ketika usia tidak lebih dari 20 tahun.

 insan memasuki masa pertumbuhan dan perkembangan yang cenderung lebih cepat dari usia Alasan Berat Badan Anak Tidak Naik Walaupun Banyak Makan
Anak Kurus Walau Makan Banyak

Ketika memasuki usia pertumbuhan dan perkembangan, belum dewasa membutuhkan lebih banyak kuliner untuk tubuh. Apalagi untuk menunjang perkembangan berat badan, anak juga membutuhkan banyak sekali macam asupan gizi yang masuk dalam tubuh. Tetapi tidak semua anak selalu mengalami perkembangan berat badan, banyak sekali persoalan sanggup jadi muncul pada anak ketika mengalami masa pertumbuhan.

Baca juga: 6 Alasan dan 10 Cara Mengatasi Anak Susah Makan

Hal tersebut terkadang yang menjadi pertanyaan bagi ibu, mengapa anak aku berat badannya tidak bertambah walaupun sudah banyak makan. Kenapa anak aku kurus padahal makannya banyak. Pertanyaan tersebut umum terjadi pada sebagian besar ibu di sekitar kita. Jika anak tidak mengalami pertambahan berat badan, ibu perlu memperhatikan beberapa hal yang menjadi kemungkinan hal tersebut sanggup terjadi. Berikut ini beberapa klarifikasi mengapa berat tubuh anak tidak bertambah walaupun banyak makan.

Alasan Berat Badan Anak Tidak Naik Walaupun Banyak Makan 

1. Faktor genetic
Faktor genetic menjadi salah satu penyebab utama yang sanggup menciptakan anak tidak mengalami perubahan berat badan. Faktor ini diwariskan secara turun temurun dari keluarga. Dalam hal ini walaupun ibu sudah memperlihatkan kuliner dengan gizi yang cukup pada anak bahkan berlebih, berat tubuh anak tetap tidak sanggup bertambah. Faktor genetic ini sanggup dilihat dari tubuh keluarga anda, jikalau kebanyakan anggota keluarga mempunyai postur tubuh yang sedang dan kurus maka sanggup dipastikan anak tidak sanggup mengalami pertambahan berat tubuh yang cukup signifikan.

2. Tidak teraturnya contoh makan pada anak
Anak-anak sering kali tidak memperhatikan waktu makan. Kapan harus makan dan kapan harus istirahat makan. Makan dengan waktu yang tidak tepat dan sesuai dengan jadwal akan menjadikan berat tubuh anak tidak sanggup bertambah. Apalagi untuk makan pagi, banyak belum dewasa yang jarang makan pagi lantaran berdiri kesiangan sehingga tidak sempat untuk makan. Padahal makan pagi ini penting sekali, untuk itulah ibu juga harus konsisten dengan jadwal makan si anak.

3. Ketidakseimbangan gizi makanan
Kebanyakan ibu memperlihatkan asupan gizi yang banyak mengandung karbohidrat kepada anak contohnya nasi, roti. Mungkin ibu berpikir bahwa kuliner yang banyak mengandung karbohidrat akan menambah berat tubuh dengan cepat. Akan tetapi hal tersebut tidaklah benar, gizi yang seimbang perlu diperhatikan lantaran pada ketika memasuki usia pertumbuhan dan perkembangan, anak membutuhkan banyak sekali macam asupan gizi lainnya ibarat protein, lemak, vitamin dan zat-zat lainnya.

4. Cacingan
Panyakit ini sering menyerang insan terutama anak-anak, lantaran anak banyak bermain di luar dan kadang lupa untuk mencuci tangan sebelum makan. Hal tersebut sanggup menjadikan cacing masuk ke dalam tubuh anak. Jika sudah terjangkit cacingan, anak susah untuk bertambah berat badannya walaupun sudah makan banyak. Ini disebabkan lantaran nutrisi-nutrisi yang seharuskan diserap oleh tubuh dan diedarkan ke seluruh tubuh diserap oleh cacing yang ada dalam perut. Anak yang terkena cacingan badannya akan kurus, sering batuk dan wajahnya tidak segar. Untuk itulah lebih baik anak diperiksakan setiap satu bulan atau 3 bulan sekali sebagai upaya pencegah cacingan. Sehingga berat tubuh anak sanggup bertambah.

5. Kurangnya kalori untuk tubuh
Kebutuhan akan kalori pada anak lebih besar lantaran aktifitas anak yang jarang istirahat membutuhkan banyak kalori. Bagi ibu sebaiknya memperhatikan kuliner yang diberikan pada anak, terutama jumlah kalorinya. Kebutuhan kalori untuk anak juga memperhatikan berat tubuh dan aktifitas anak, sehingga kebutuhan kalori anak sanggup terpenuhi dan berat tubuh anak bertambah. Kalori ini banyak dihasilkan dari kuliner yang banyak mengandung protein, karbohidrat dan lemak. Untuk itulah ibu perlu menambahkan jumlah kalori dan gizi lainnya untuk anak. Agar gizi anak sanggup seimbang.

6. Gangguan pencernaan pada anak
Usia belum dewasa lebih rentan terkena gangguan sistem pencernaan daripada usia dewasa. Gangguan pencernaan pada anak sanggup menjadikan berat tubuh tidak akan bertambah. Penyakit ini merupakan tidak berfungsinya terusan pencernaan. Pencernaan yang tidak sanggup berfungsi secara optimal sanggup menjadikan kuliner yang seharusnya diserap oleh tubuh tidak sanggup terserap secara tepat sehingga berat tubuh anak tidak naik. Untuk mengatasi persoalan ini, ibu sanggup berkonsultasi pada dokter anak biar pencernaan anak sanggup kembali normal dan berat tubuh naik.

Nah kini sudah paham bukan apa saja yang menjadi alasan berat tubuh anak tidak naik walaupun banyak makan. Jika sudah mengetahui alasannya, ibu sanggup lebih memperhatikan kuliner yang dikonsumsi oleh anak, contoh makan anak yang harus teratur serta beberapa keluhan yang dilontarkan anak mengenai pencernaan. Dengan begitu ibu tidak perlu khawatir lagi mengenai berat tubuh anak, tentunya akan bertambah jikalau ibu sudah memperhatikan faktor-faktor di atas.


Sumber http://www.ngeblogasyikk.id