Jenis – Jenis Suspensi Mobil

Tanpa suspensi, hidup kita tak akan sama. Kebanyakan orang akan enggan menggunakan mobil. Mobil tanpa suspensi akan kehilangan kenyamanan, keamanan, serta keasyikan.
Tak heran kalau suspensi digunakan oleh hampir semua kendaraan yang berniat melaju di jalan darat dengan kecepatan agak tinggi. Bahkan becak sekalipun mempunyai suspensi meski dalam konstruksi yang paling simpel.
Selama 120 tahun lebih kelahiran kendaraan beroda empat di dunia, suspensi pun berkembang sangat pesat. Berikut ini sejumlah jenis suspensi yang ada di pasaran. Tiap desain mempunyai keunggulan serta kelemahan masing-masing.

MacPherson Strut

Namanya diambil dari sang penemu, Earle S. MacPherson. Uniknya, meski didesain pada 1949 dan menggunakan sebagian teknologi 1920-an, nyatanya konstruksi suspensi ini masih digunakan sebagian besar kendaraan beroda empat yang ada di jalan raya.
MacPherson strut menggunakan peredam kejut tegak yang juga berfungsi sebagai titik sentra putaran setir. Ada beberapa alasan mengapa konstruksi jenis ini tetap favorit hingga sekarang. Pertama yaitu harganya yang murah. Lantas alasan berikutnya, komponen yang dimiliki juga mudah sehingga gampang diaplikasi ke mobil.
Namun ada beberapa kerugian suspensi ini. Konstruksinya tak memungkinkan kendaraan beroda empat terkena beban atau membelok tanpa mengubah sudut kemiringan ban. Alhasil tidak mungkin mendapat pijakan ban tepat ke jalan setiap saat. Kemudian getaran juga lebih terasa ke bodi.
Meski beberapa kelemahan itu terjadi, sejumlah merek kendaraan beroda empat glamor masih tetap setia memakainya.

LIHAT JUGA : * Broker Forex OctaFX

                           * Broker Forex InstaForex

                           * Broker Forex FBS

                           * Panduan Deposit FBS Lewat Bank Lokal

Double Wishbone

Konstruksi double-wishbone merupakan suspensi independen dengan 2 batang penahan di atas dan bawah. Dengan begitu, tak peduli seberapa jauh suspensi bergerak, sudut kemiringan roda tetap konstan.
Honda termasuk salah satu pabrikan pertama yang mengusung suspensi double wishbone di Indonesia pada 1980-an lewat produk Grand Civic. Selain itu double wishbone juga banyak digunakan di arena balap formula.
Dengan suspensi ini memungkinkan perancang kendaraan beroda empat memperlihatkan performa pengendalian optimal, alasannya bisa secara konstan memberi sudut roda ideal di segala keadaan. Pengendalian juga terasa lebih natural.
Kekurangan suspensi ini ada pada konstruksinya yang rumit dan menyita tempat. Lantas ketika kita melaksanakan spooring, prosesnya juga lebih rumit dan lama.
 Kebanyakan orang akan enggan  menggunakan kendaraan beroda empat Jenis - Jenis Suspensi Mobil  Kebanyakan orang akan enggan  menggunakan kendaraan beroda empat Jenis - Jenis Suspensi Mobil
Ketika udara menjadi suspensi, maka kenyamanan akan meningkat drastis Double wishbone memastikan sudut roda konstan

Multi-Link

Ini yaitu suspensi mekanikal yang cukup rumit dan biasanya menggunakan 3 lengan atau lebih. Sambungan konstruksi logam dari bermacam-macam lokasi dan sudut diadopsi demi memanipulasi gaya yang terjadi.
Suspensi jenis ini memang mahal dan memusingkan. Bahkan untuk menyetelnya saja diharapkan komputer yang bisa menampilkan gambaran 3 dimensi secara real time.
Tapi suspensi jenis ini dengan gampang menciptakan kendaraan beroda empat mempunyai bantingan halus, sementara di lain sisi mendapat pengendalian superior. Tak heran kalau kita sering menemui suspensi multi-link di kendaraan beroda empat glamor Eropa.
Pneumatis
Suspensi ini identik dengan Citroen, alasannya merekalah pabrikan kendaraan beroda empat besar yang mau mengadopsi dan mengembangkannya. Bila Anda masih ingat, di kala 1970-1990, semua Citroen di Indonesia menggunakan suspensi ini.
Alih-alih mekanikal murni, suspensi ini menggunakan tekanan gas untuk meredam energi benturan dari jalan. Dikontrol oleh sejumlah katup, kualitas bantingan dari suspensi pneumatis sangat fantastis. Bahkan polisi tidur saja bisa tak terasa ketika dilewati. Keuntungan lainnya, suspensi ini bisa diatur ketinggiannya dari dalam kabin.
Namun dilema daya tahan dan mahalnya perbaikan bila rusak menciptakan suspensi ini tak begitu populer.
 Kebanyakan orang akan enggan  menggunakan kendaraan beroda empat Jenis - Jenis Suspensi Mobil  Kebanyakan orang akan enggan  menggunakan kendaraan beroda empat Jenis - Jenis Suspensi Mobil
Mercedes-Benz S-Class menggunakan suspensi udara yang begitu nyaman Bantingan suspensi Citroen superior berkat sistem hidro-pneumatis

Air Suspension

Secara cara kerja ia ibarat dengan pneumatis, tapi dengan bermacam-macam perbaikan di semua sektor. Termasuk daya tahan serta aksara peredamannya. Tapi paling utama, suspensi udara modern ini sudah menggunakan unit komputer untuk mengatur kinerjanya.
Saat ini air suspension bisa Anda temui di kendaraan beroda empat ultra-mewah yang mementingkan kenyamanan ibarat Range Rover atau Mercedes-Benz S-Class. Menaiki kendaraan beroda empat bersuspensi udara bagaikan naik pesawat terbang, alasannya hanya sedikit getaran jalan yang hingga ke kabin.
 Kebanyakan orang akan enggan  menggunakan kendaraan beroda empat Jenis - Jenis Suspensi Mobil  Kebanyakan orang akan enggan  menggunakan kendaraan beroda empat Jenis - Jenis Suspensi Mobil  Kebanyakan orang akan enggan  menggunakan kendaraan beroda empat Jenis - Jenis Suspensi Mobil
Dua lengan di double wishbone Suspensi multi-link rumit, namun nyaman dan lincah Karena simpel, MacPherson strut tetap sangat populer


Sumber http://dkt-otomotif.blogspot.co.id/