Update Google Panda Lumpuhkan Situs/Blog Tak Berkualitas

Konten Berkualitas merupakan cara terbaik menghadapi Update Algoritma Google.

Konten Berkualitas merupakan cara terbaik menghadapi Update Algoritma Google Update Google Panda Lumpuhkan Situs/Blog Tak Berkualitas
ilustrasi: idigitalise.com
SITUS mesin pencari (search engine) nomor wahid di dunia, Google, terus berbebah dan meng-update algoritmanya. Update Google Panda dikabarkan sudah melumpuhkan situs-situs web dan blog yang tidak berkualitas.
Kabar ini menciptakan saya “deg-degan”. Jika blog saya dinilai tidak berkualitas oleh Mbah Google, maka lambat laun blog ini pun akan jadi korban tendangan janjkematian Google Panda. Semoga tidak demikian. Amin…!
Menurut para ahli, algoritma (alogitm) yaitu sistem dan proses Google dalam menyeleksi tulisan, konten, atau situs web/blog untuk diindeks dan ditampilkan di halaman hasil pencarian (Search Engine Result Page, SERP). 
Jika posting atau blog kita tampil di halaman depan SERP, apalagi ada di nomor 1, 2, atau 3 teratas, maka potensi kunjungan (trafik) ke blog kita akan sangat tinggi. Pageviews akan naik. Peringkat blog akan naik. Popularitas juga meroket.
Sebaliknya, kalau blog kita ada di halaman 2, apalagi halaman terakhir SERP Google, maka kemungkinan “dicuekin” sama user atau pembaca.

Kabarnya, berkat Update Google Panda 4.0 yang dimulai pada Mei 2014, Google sudah melenyapkan sejumlah situs, blog, atau website yang dianggap webspam, menurunkan peringkatnya, dan menaikan peringkat website yang mereka anggap berkualitas.

Daftar situs yang jadi pemenang dan pecundang terkait Google Panda dapat disimak di “Panda Update 4.0 Winners & Loosers“.

Menyikapi Update Algoritme Google 

Google sepertinya tidak akan berhenti berinovasi demi menyajikan konten dan situs web yang benar-benar berkualitas dan dicari user.
Google Panda membidik “konten web berkualitas rendah” (low-quality web content).
Lalu, bagaimana menyikapinya? Google sendiri sudah memperlihatkan panduan soal Konten Berkualitas.

Konten berkualitas (Quality Content) menjadi “harga mati” bagi sebuah situs web/blog. Kita sudah bersahabat dengan ungkapan “isi yaitu raja” (content is king). Itu terus berlaku.

Prinsip dasar pertama dalam menciptakan Konten Berkualitas berdasarkan Google yaitu menulis untuk user (pengguna, pembaca, pengunjung), bukan untuk mesin pencari. 

Jadi, fokusnya yaitu menulis untuk pembaca, bukan untuk Google. Karenanya, menulislah dengan “wajar”, normal, “dengan hati”, dengan mengangkat topik yang sekiranya mempunyai kegunaan dan dicari user.

“Jangan menipu pembaca Anda!” kata Google. “Hindari trik yang dimaksudkan untuk meningkatkan peringkat mesin pencari. Yang paling penting yaitu apakah Anda merasa nyaman menjelaskan apa yang telah Anda lakukan ke laman web pesaing Anda, atau kepada karyawan Google. 

Pengujian mempunyai kegunaan lainnya yaitu menanyakan, “Apakah ini membantu pengguna saya? Akankah saya melaksanakan ini kalau tidak ada mesin telusur?”

Google menyarankan semoga blogger memikirkan saja perihal apa yang menciptakan blognya unik, berharga, atau menarik. “Buat situs web Anda menonjol dari yang lain di bidang Anda,” kata Google.

Karakteristik Konten Berkualitas
Selain uni, berharga, dan menarik –yang terdengar “terlalu umum” bagi banyak blogger, konten berkualitas mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Asli, goresan pena sendiri, bukan Copy Paste dan/atau Repost goresan pena orang lain
  2. Berguna, bermanfaat.
  3. Kaya informasi, lengkap, sesuai dengan yang diinginkan pembaca.
Pedoman konten berkualitas lainnya bisa dibaca di Pedoman Webmaster dari Google. Wasalam. (www.romelteamedia.com).*


Sumber http://www.romelteamedia.com